Cari Blog Ini

Follow Me

Jumat, 02 Agustus 2013

Putera Puteri Eyang Hasan Maolani


Segala puji bagi Alloh SWT, atas segala limpahan nikmat dan karunianya. Sholawat serta salam-Nya semoga terlimpahkan selamanya kepada penghulu kita, Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, kepada sanak keluarganya, para sahabatnya serta orang-orang yang senantiasa mengikuti dan melestarikan ajarannya. aamiin Yaa robbal aalamiina.
Alloh Menjadikan kisah orang-orang shaleh sebagai pelajaran untuk mengkokohkan keimanan dan sebagai contoh, suri tauladan bagi orang-orang yang mengikuti jalan petunjuknya, karena itu Alloh SWT berfirman :

"Faaqshushil qoshosho la'allakumm yatafakkaruuna"
Artinya : 
"Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir"

Dengan menceritakan sejarah hidup orang-orang shaleh diharapkan orang yang mendengar atau membacanya akan mengenal dan tertarik serta timbul rasa cinta kepada mereka, pepatah bilang "Tak Kenal Maka Tak Sayang" ,
Dan diantaranya faedah dari mencintai orang-orang shaleh adalah mulia, seperti diungkapkan oleh Syekh Abu Shaleh Hamdun bin Amara Al-Qisar al-naisaburi (dikutil oleh al-imam Al-Qushaeri dalam kitab risalahnya) bahwa "Barang siapa mempelajari sejarah hidup orang-orang shaleh terdahulu, maka iya akan segera mengetahui segala kekurangan dan ketertinggalannya dari orang-orang yang telah berhasil meraih kedudukan tinggi" hal itu terjadi karena jiwa-jiwa manusia pada dasarnya saling terkait antara satu dengan lainnya.

Baginda Rosulillaahi SAW Bersabda :
"Al'arwaahu junuudum mujannadatung fama ta'aarofa minHaa i'talafa, wamaa tanaakaro minHaa ikhtalafa"

Artinya :

"Jiwa-jiwa (manusia) itu membentuk kelompok demi kelompok. jika pernah terjadi sesuatu perkenalan di antara yang satu dengan lainnya, maka akan terjadi kerukunan. Sebaliknya jika tidak ada perkenalan, maka akan terjadi pertentangan.

Putra - puteri Eyang Syekh Kiyai Haji Hasan Maolani (Lengkong-Menado) Bin KH. Bagus Luqman (Cikanjung Garut) Bin KH. Muhammad Sattar Bin Raden Kenda (Ulun Sayu-Citangtu).
yang menikah dengan  + Nyi,Mas Murtasim Binti K. Arifah Bin K, Khatib Syaribah Ada 11 ialah :
  1. Kiyai H. Hasan Imrani (Dimakamkan di Cikaso-Kramat Mulya)
  2. Nyi. Mas Hj Mu'minah (Dimakamkan di Karangmangu-Kramat Mulya)
  3. Nyi. Mas Hj Ruqoyah (Dimakamkan di Lengkong)
  4. Kiyai H Hasan Thuba/ Kiyai Imamuddin (Dimakamkan di Tanjung sari-Purwawinangun Kng)
  5. Kiyai H azamuddin (Dimakamkan di Lengkong)
  6. Kiyai H Muhammad Hakim (Dimakamkan di Lengkong)
  7. Nyi Mas Nasibah (Dimakamkan di Lengkong)
  8. Nyi Mas Marhamah (Dimakamkan di Lengkong)
  9. Nyi Mas Muqimah (Dimakamkan di Lengkong)
  10. Kiyai H Nur Hamid/ KH, Muhammad absory (Dimakamkan di Lengkong)
  11. Kiyai H Ihsanuddin/ Kiyai Muhammad Ahyar (Dimakamkan di Lengkong)
Dari kesebelas putera-puteri Eyang Hasan Maolany yang mempunyai keturunan hanya 6 orafg, mereka adalah Kiyai H. Hasan Imrani, Nyi. Mas Hj Mu'minah, Nyi. Mas Hj Ruqoyah, Kiyai H Hasan Thuba/ Kiyai Imamuddin, Kiyai H Nur Hamid/ KH, Muhammad absory, Kiyai H Ihsanuddin/ Kiyai Muhammad Ahyar, dari ke-enam putera-puterinya inilah Eyang Hasan Maolany menurunkan anak-cucunya hingga sekarang.
Sumber :
  • Catatan Primbon Penelitian Pribadi
  • Primbon Kiyai H Nur Hamid/ KH, Muhammad absory melalui KH.Ujang- Lengkong
  • Catatan Silsilah susunan KH. Moh Ma'ruf, BA.
  • Primbon Nyi. Mas Hj Mu'minah melalui KH Ehon Hanafi (Ki. Jenggot_ Karangtawang)
  • Catatan ringkas Abu Abdillah Hadziq


1 komentar:

  1. Teruskan kang Haris, keep struggle..
    :D
    Tendy Chaskey

    BalasHapus

Give Your Comment

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.