Rabu, 08 Juli 2020
PENTINGNYA MENJAGA ADAB TERHADAP GURU
Senin, 25 Mei 2020
TAFAKUR
Senin, 18 Mei 2020
Manaqib Sayyidah Khadijah Al-Kubroo
HIZIB SAKRON
( Do'a mustajab hizib sakran )
Hizib sakran adalah wirid yang khas dan biasa diamalkan oleh thoriqoh ba'alwy. wirid ini dinamani wirid sakran atau hizib sakron dan dikarang oleh Al Imam Al Habib Abu Bakar Assakran. Beliau digelari dengan As-Sakran (mabuk) , karena beliau mabuk dengan cintanya kepada Allah SWT.
beliau adalah seorang wali besar yang memiliki segudang karomah, ia adalah orang yang sholeh dan selalu taat pada perintah Allah SWT. nasab beliau bersambung langsung kepada Rasulullah SAW, Silisilah beliau adalah :
Sayyidinal Imam Abu Bakar As-Sakran bin Syeikh al Ghauts Abdurrahman As-Seggaf bin Muhammad Maula Dawilah bin Ali bin Alwi Al-Ghoyur bin Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khali' Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-'Uraidhi bin Ja'far Ash-Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Siti Fatimah Az-Zahro binti Muhammad SAW.
Beliau wafat di tarim pada tahun 821 H, salah satu peninggalannya yang sampai kini selalu dibaca adalah wirid sakran.
Banyak yang bilang Hizib Sakran auranya sangat panas dan keras serta bisa mempengaruhi karakteristik yang mengamalkan'nya bila dalam hati si pengamal tertanam rasa riya takabur dan tidak ikhlas dalam mengamalkannya, untuk itu hanya orang-orang kusus yang memiliki niat baik lillahita'ala dan orang orang yang penyabar, orang yang telah mengerti ilmu agama, dan harus ada dalam bimbingan seorang guru yang faham.
Jika mengamalkannya ikhlas atas ridho allah SWT. isnya allah ia akan :
Berani, tegar, ihlas tenang, menghadapi perkara sesulit apapun
Akan di selamatkan, akan kebal dari serangan senjata,muncul karisma dan wibawa, di beri kekuatan menjaga pemiliknya dari manusia, jin dan syaiton jahat, Diberikan kebesaran hati dalam menghadapi masalah.
Do'a hizib tidak bisa sembarangan untuk mengamalkannya harus dalam bimbingan ulama yang faham ilmu agama dan berpengalaman...
Wallahualam...
Wirid Habib Ali bin Abu Bakar As-Segaf
Sabtu, 16 Mei 2020
Sulitnya Mencari Guru Mursyid
Sabtu, 09 Mei 2020
APA BUKTI RASA SYUKURMU?
Selasa, 05 Mei 2020
beberapa kisah penampakan jin yang terjadi di zaman Rasulullah
Eksistensi dan makhluk ghaib lainnya pun diakui Alquran. Penciptaan mereka, tugas mereka, dan cara mengusirnya semua dijelaskan dalam Alquran. Tapi, untuk wujudnya sendiri, tidak ada yang bisa memastikan.
Namun, tahukah Anda kalau di zaman Rasulullah, kasus sudah terjadi dan ini semua tertulis dalam tafsir dan beberapa hadist sahih.
1. Penampakan iblis di perang Badar
Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Ibnu Abbas berkata, "Iblis telah menyerupai manusia sebagai sosok Suraqah bin Malik, pemuka Bani Mudlij. Dia datang ke tengah barisan tentara orang-orang musyrikin lalu berkata: Tidak ada seorang pun yang dapat menang terhadap Kamu pada hari ini dan sesungguhnya saya adalah pelindungmu. Ketika manusia telah berkumpul Rasulullah SAW mengambil segenggam debu, lalu beliau lemparkan ke arah orang-orang musyrikin, mereka pun lari tunggang langgang. Lalu Jibril menemui
Waktu itu iblis sedang memegangi tangan salah seorang musyrik, begitu melihat kedatangan Jibril, dia langsung melepaskan tangan orang musyrik tersebut dan kabur mengambil langkah seribu. Orang musyrik itu pun langsung meneriakinya: Wahai Suraqah, Kamu tadi mengklaim diri sebagai pelindung kami? " Iblis menjawab, "Sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kalian tidak bisa melihatnya, sesungguhnya saya takut kepada Allah. Dan Allah sangat keras siksa-Nya." Itulah reaksi Iblis saat melihat para malaikat." (Tafsir Ibnu Katsir: 2/317).
2. Penampakan iblis di saat musyawarah
Dalam satu momen, tokoh kafir Quraisy berkumpul di Darun Nadwah (tempat bermusywarah). Iblis menyusup dan menjelma sebagai seorang tokoh besar lengkap dengan pakaian kebangsaan.
Saat kaum Quraisy melihat sosok ini, mereka bertanya; "Siapakah Anda?" lalu sosok itu menjawab, "Saya syekh (pemuka agama) dari kota Nejed. Saya mendengar kalian telah bersatu, karena itu saya hadir ke sini agar kalian tidak kehilangan pendapat dan nasihat saya". Mereka pun antusias menyambutnya.
"Ya, silahkan masuk." menyerupai syekh itu pun masuk bersama mereka lalu berkata, "Perhitungkanlah keberadaan lelaki itu (Muhammad SAW). Demi Allah, sepak terjangnya tak akan bisa kalian banding". (Sirah Ibnu Hisyam: 2/94 dan Tafsir Ibnu Katsir: 2/379).
3. Penampakan hantu di keranjang
Dalam cerita, seorang sahabat Nabi bernama Abu Ayyub punya sekeranjang kurma. Menurut ceritanya, keranjang tersebut didatangi hantu dan mengambil salah satu kurmanya. Kemudian dia melapor ke Rasulullah, dan Nabi bersaba, "Pergilah (ke tempatmu semula), apabila Kamu melihatnya lagi, bacalah, "Bismilillah Ajibi Rasulullah" (Dengan nama Allah, taailah seruan Rasulullah). Kemudian aku praktikkan, lalu dia (jin) bersumpah untuk tidak datang lagi. Cerita ini sama dengan yang dialami Abu Hurairah". (HR. Tirmidzi).
4. Penampakan jin di dalam gentong
Ubay bin Kaab berkata, "Saya pernah punya gentong yang berisi kurma, saya selalu memeriksanya. Namun pada suatu saat, kurma itu berkurang dan waktu itu saya melihat sosok menyerupai anak remaja. Aku pun menegurnya, "Apakah kamu jin atau manusia?" Sosok itu menjawab, "Aku jin". Aku bertanya kembali, "Apa yang bisa membentengi kami dari kejahatanmu?" Dia meniawab,"Ayat Kursi". Lalu aku ceritakan hal itu ke Rasulullah. Beliau bersabda, "Syetan itu benar." (HR. Nasai)
5. Penampakan setan saat solat
Suatu ketika, Aisyah ra berkata, "Ketika Rasulullah salat, datanglah syetan kepadanya. Lalu Rasulullah menangkapnya, membantingnya, dan mencekiknya. Rasulullah kemudian bersabda, "Sampai aku rasakan lidahnya yang dingin di tanganku." (HR. Nasai)
6. Penampakan setan di dalam gudang zakat
Abu Hurairah berkata, "Rasulullah mengamanahiku untuk menjaga hasil pengumpulan zakat di bulan Ramadhan, lalu datanglah seseorang. Lalu dia menciduk hasil zakat dengan tangannya. Aku menegurnya; "Demi Allah, kamu akan saya laporkan ke Rasulullah." Kemudian dia berkata, "Saya sangat butuh sekali dan saya mempunyai keluarga yang sangat membutuhkan makanan ini." Maka aku membiarkannya pergi. Di pagi harinya, Rasulullah bertanya kepadaku: "Apa yang dilakukan tahananmu semalam?"
(Lalu Abu Hurairaih bercerita, dan peristiwa itu berulang tiga kali), sampai akhirnya jin itu mengajari Abu Hurairah ayat Kursi untuk membentengi diri dari gangguan syetan. Dan hal itu dibenarkan Rasulullah. Beliau berkata, "Kali ini dia benar, padahal dia pembohong, dia adalah syetan." (HR. Bukhari).
7. di dalam rumah
Dalam sebuah kisah, Abu As-Saib berkata, Abu Said al-Khudri pernah bercerita tentang pemuda penghuni rumah sebelahnya yang mati akibat balas dendam jin yang dibunuhnya. Waktu itu, itu menampakkan diri dengan menyerupai bentuk ular. Tidak diketahui secara persis, mana yang terlebih dahulu mati, pemuda atau ular. Ketika peristiwa itu disampaikan ke Rasulullah SAW, Beliau bersabda, "Sesungguhnya di Madinah ini ada jin yang telah masuk lslam. Oleh sebab itu, jika kalian melihat salah satu dari mereka, maka biarkanlah (izinkanlah) tiga hari. Jika setelah itu masih terlihat, maka bunuhlah karena dia adalah setan."
8. Ketika Rasulullah Diganggu Jin Ifrit
Dalam satu perjalanan dari rangkaian Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW adalah Nabi kita dikejar Jin Ifrit.Yah betul sekali, Raja Jin yang pernah ditawan oleh Nabi Sulaiman pun ternyata di sepenggal cerita Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW muncul kembali bahkan di titik ini, Jin Ifrit berusaha mengejar Nabi dan Malaikat Jibril yang kala itu sedang melakukan perjalanan Isra dan Miraj,tepatnya perjalanan dari masjidil haram ke masjidil Aqsho setelah tapak tilas beberapa situs sejarah Nabi-Nabi terdahulu.
Tiba tiba terlihatlah jin Ifrit dari belakang dengan membawa obor api, ketika Nabi melirik ke belakang dan mencoba ingin melihatnya seketika itu juga Malaikat Jibril AS mencegahnya seraya berkata kepada Nabi SAW," berkenankan kah engkau wahai Nabi untuk saya ajarkan satu kalimat (doa) apabila engkau bacakan kalimat tersebut maka dengan izin Allah SWT, nyala api di tangan Jin Ifrit (obor) akan padam begitu pun jin ifrit pun akan jatuh tersungkur" Nabi SAW pun menjawab "Ya, silahkan".
Maka Malaikat Jibril AS pun mengajarkan Nabi doa ini :
"Audzu biwajhil karim,wabikalimatillah at tammati allati la yujawizahunna,wa la fajira minsyarri ma yanzilu minas sama',wa min syarri ma ya'ruju fiiha,wa min syarri ma dzara'a fil ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min fitanil laili wan nahar, wamin thowariqil laili wan nahar, illa thoriqon yathruqu, ya rahman !"
Peresmian Jalan Eyang Kiyai Hasan Maolani
Bumi Panungtung Mengucapkan: selamat dan sukses atas peresmian Nama Jalan Lingkar Timur Utara Tugu Ikan Sampora - Tugu Sajati Ancaran, sepa...
-
Segala puji bagi Alloh SWT, atas segala limpahan nikmat dan karunianya. Sholawat serta salam-Nya semoga terlimpahkan selamanya kepada p...
-
BACA SHOLAWAT INI SEKALI SEUMUR HIDUP,, DIJAMIN DAPAT SYAFA'AT ROSULULLOH SHOLAWAT TANZIL ZAWIYYAH SHUFIYYAH NABI Muhammad Shollallohu ...
-
Sulitnya Mencari Guru Mursyid Imam Ibn Athoillah As-sakamdsry dawuh : إذا طلبت قارئا وجدت ما لا يخصى، إذا طلبت طبيبا وجدت كثيرا، إذا طلبت فق...