Cari Blog Ini

Follow Me

Minggu, 11 September 2016

ILMU NASAB

BERNIAT UNTUK MENGINGATKAN
TIADA UPAYA SEDIKITPUN MEMOJOKKAN & MENJATUHKAN
JANGAN BELAJAR DAN MENGKAJI NASAB DENGAN HANYA NENGOK DARI LUBANG KUNCI.
CARILAH SANAD DAN GURU YG JELAS JANGAN COPY PASTEU

Silsilah siapapun masih belum tentu sohih, siapapun yg mengeluarkannya dan mempublikasikannya mesti mempertanggungjawabkannya, kasian ummat nusantara.
Kurun waktu putaran 100 thn saja ketikandijajah, dizamin akan tersisa sdkit peninggalan jejaknya,
Bagaimana dengan zaman kita yg berjalan kaki jarak jauh demi menempuh sekolah dan pendidikan?
Bagaimana dengan mereka yg miakin dan tak mampu membeli kertas selembarpun dizamannya?
Bagaimana dengan mereka yg dikejar dan dibantai di zamannya?
Apakah mereka sempat untuk menjaga sanak saudaranya?
Ada yg iya dan ada yg tidak?
Bagaimana jika dengan dicatat hanya dengan memperkirakannya tanpa ada kebenaran di dalamnya?
Adakah yg menantu tercatat menjadi anak?
Adakah anak yg akibat salah catat jadi menantu?
Adakah nama yg sama melainkan orang berbeda?
Dan adakah nama yg berbeda2 namun melainkan hanya satu orang?

Cerita buku tdk menjamin, namun cerita lakon dan tubuh adalah ketentuannya,,,maka terjunlah dan jalankanlah sunah rasul dan berailaturahmilah sesungguhnya agar kita fahami.

Saudaraku smua Bukankah kebanyakan baru hanya sebatas laqob, siapakah nama asli beliau?
Ada berapa namakah?
Dimanasajalah perjalanan nya?

Dimana masa akhir hayatnya?
Kenapa maqomnya ada banyak?

Kenapa masih banyak yg meragukan kesohihannya termasuk diri yg memunculkan nasabnya?

maka janganlah sembarangan.
Karna bisa jd si kufur yang bernasab namun inqorod dan si polos yg tak bernasab namun sohih dan diakui.

Banyak pemutar balikan fakta di masa lampau,
Maka jangan langkahi mereka/sepuh yg lebih tau dan sebagian mengalami sejarahnya,

Jangan langkahi keratuan,
Jangan menentang keramaan,
Dan
Jangan salah memahami ke walian

Maka jika kewalian bisa dicata olehmu! Maka engkau seorang wali dan yg menyaksikan pun seorang wali! Maka yg manakah sang wali?????

Jika sekelompok wali disuaun dengan system dan skenario manusia? Maka wali apakah yg dimaksud si wali?

Jika seorang sunan (A) hanya satu orang?
Maka ada berapakah bupati dan gubernur yg pernah ada?

SADARLAH WAHAI KAWAN
alfaqir qadzhooif abdulloh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Give Your Comment

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.